Risk Management

PERNYATAAN KOMITMEN MANAJEMEN ATAS PENERAPAN
MANAJEMEN RESIKO PT PERTAMINA DRILLING SERVICE INDONESIA
(PT PDSI)


Sejalan dengan Visi, Misi dan Tujuan PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PT PDSI) untuk menjadi perusahaan jasa drilling dan workover dengan standar kelas dunia guna memenuhi bahkan melampaui kepuasan pelanggan dan pihak lain yang berkepentingan, dan memperhatikan lingkungan bisnis perusahaan yang berubah serta berkembang cepat maka resiko harus menjadi bagian integral dari proses bisnis, pengambilan keputusan dan pembentukan budaya setiap insan perusahaan.

Oleh sebab itu, manajemen PT PDSI menetapkan kebijakan manajemen resiko yang merupakan komitmen manajemen dan
seluruh pekerja perusahaan sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam penerapan manajemen resiko.

 

Manajemen dan seluruh pekerja PT PDSI berkomitmen bahwa :

  1. Penerapan manajemen resiko adalah keharusan untuk mencapai tujuan PT PDS!.

  2. Manajemen resiko harus diterapkan secara terintegrasi diseluruh organisasi dan tidak diterapkan secara terkotak-kotak, sehingga akan menghasilkan efisiensi dan efektifitas biaya.

  3. Manajemen resiko harus diterapkan secara sinergi dengan sistem manajemen lainnya sebagai sistem peringatan dini (early warning system) terhadap terjadinya kegagalan pencapaian tujuan organisasi.

  4. Resiko merupakan pertimbangan penting pada setiap perencanaan bisnis dan pada setiap pengambilan keputusan manajemen.

  5. Seluruh elemen organisasi harus memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap resiko dalam setiap aktivitas bisnis yang dilaksanakan sesuai wewenang dan tanggung jawab masing-masing.

  6. Seluruh resiko yang mungkin timbul pada pelaksanaan bisnis dalam organisasi baik pada level korporat     maupun level area harus diidentifikasi, diukur, direspon, dikomunikasikan dan dimonitor secara berkesinambungan.

  7. Agar berjalan dengan baik, manajemen harus menyediakan dan mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk mencapai tujuan manajemen resiko, termasuk untuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang manajemen resiko.